::sudutruang

2.masih bilangan prima

Postingnya masih mengenai bilangan prima. Kenapa bagi saya menarik, karena saya merasa diingatkan kembali mengenai bilangan ini setelah membaca novel karya Mark Haddon berjudul The Curious Incident of the Dog in the Night-time  (terjemahannya berjudul Insiden Anjing di Tengah Malam yang Membikin Penasaran). Novel ini bercerita dan diceritakan oleh seorang anak bernama Christopher yang memiliki sindrom asperger. Sindrom asperger merupakan salah satu spektrum dari autism.

Bilangan prima adalah penomoran halaman dalam novel ini.

Bagi saya, jembatan keledai mengenai cara menemukan bilangan prima adalah berkah. Caranya sederhana saja, cukup dengan menyusun sejumlah bilangan bulat yang lebih besar dari nol dan menyusunnya hingga tidak terhingga. Bilangan prima adalah bilangan yang merupakan kelipatan 2, kemudian kelipatan 3, kemudian 4, 5, 6, 7 dan seterusnya….Dari sini bisa diketahui, bahwa bilangan prima adalah bilangan yang bukan merupakan kelipatan bilangan apapun. Bilangan prima dalah bilangan yang berdiri sendiri.

Bayangkan…berdiri sendiri…Bahkan angkapun dapat berdiri sendiri…pun lagi kita seharusnya…

No comments yet »

Your comment

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>