Sudah beberapa hari ini, jari jemari menari dia tas tuts komputer, mencari dan mencari hal-hal menarik yang bisa ditindaklanjuti. Kepala saya penuh dan terus melakukan putaran. Tapi . . . belum juga menemukan cara bagaimana hal-hal yang memenuhi ruang pikiran saya ini dapat memungkinkan untuk dikejar.
Ah, mungkin saya agak melebih-lebihkan. Sebetulnya hanya ada dua hal yang sudah dan tetapi sedang coba saya kenal. Satu hal berjarak sangat dekat dengan posisi saya sekearang, sementara satu hal-nya lagi tersebar ada di mana-mana. Yang dekat agak bingung dengan restunya. Pemberian ijin ini penting untuk didapatkan karena dengan ini saya mempunyai kesempatan lebar untuk menjalankan. Sementara yang jauh belum-lah selesai ditemukan siapa-siapa nya yang ada disana yang bisa dilanjutkan untuk lebih dikenal.
Menulis seperti diatas serasa menulis saat menggunakan buku coretan yang terbuat dari kertas-kertas bekas, dulu saat masih di sekolah menengah atas. Mohon dimaafkan, saya hanya perlu melepaskan isi di dalam pikiran. Biarlah hanya saya saja yang mengerti.



