::sudutruang

Archive for August 18, 2007

317.saya ingin kembali kesini

misubeni

Ingin sekali saya kembali ke tempat ini lagi satu, dua atau tiga kali lagi. Mengikuti upacara yang mereka jalani sepenuh hati. Upacara yang agak-agak sureal di abad 21 ini. Inilah upacara mulud adat komunitas wet tau telu di Lombok Barat. saran saya, jangan ikuti upacara kaum bangsawan yang mewah, tapi ikutilah upacara kaum jajar karang, kaum masyarakat bawah, dalam struktur ada komunitas wet tau telu.

Gambar di atas adalah bagian dari perayaan mulud adat komunitas wet tau telu di Lombok Barat. Gambar ini menunjukkan bagian dari upacara misu beni, atau upacara mencuci beras di amta air. Upacara yang khusus hanya dilakukan oleh kaum perempuan komunitas wet tau telu.

 Komunitas wet tau telu adalah komunitas sinkretis islam-hindu, yang dipimpin oleh tiga pucuk pimpinan adat. Salah satunya adalah pimpinan adat keagamaan, yang sdisebut Mak Kiai dengan murid-muridnya yang disebut santri. Hanya saja mereka hanya sholat 3 kali dalam setahun, dan pula bila pada bulan puasa, hanya para santri yang wajib berpuasa…

Para pendakwah berusaha keras mengubah budaya mereka, hingga sekarang. Bagi saya tidak ada yang salah pada keduanya. Karena keduanya berjalan dengan keyakinan, asal saja tidak dengan pemaksaan dan kekerasan.