Archive for September 30, 2007
461. was….
3 tahun lalu, saya bersama teman-teman di lantai 3, mengerjakan program ini. Saat itu, saya bertugas sebagai associate producer sekaligus cameraperson. Mas Satrio jadi produsernya. Reporternya ada Ami Lidya Melanrosa (ami), Vera Yuniati (vera), Mutia Suri Ginting (mutia) dan M.Fauzan Mukrim (ochan). Camerapersonnya ada saya, M.Firdaus (daus) , M. Yunus (yunus) serta Selo Ruwandanu (selo) yang merupakan cameraperson cabutan untuk berangkat ke papua waktu itu.
Ochan dan Selo berangkat ke Papua untuk mengerjakan satu episode (yang kemudian justru menjadi 2 episode) yang dashyat mengenai islam di Papua, yaitu Islam di Walesi dan Islam di Wamena. Keduanya terangkum dalam tema Islam di Papua.
Islam di Walesi bercerita tentang yang bercerita mengenai perkembangan masuknya islam di Papua. Masuknya islam di sana diyakini berasal dari Kerajaan Islam Bacan dan Kerajaan Raja Ampat di Maluku –pada abad 16– yang berdekatan dengan tanah Papua. Kerajaan Bacan tercatat menguasai beberapa wilayah di pesisir Papua yaitu Waigeo, Misool, Waigama dan Salawati. Sementara Kerajaan Raja Ampat merupakan kepanjangan tangan dari Kerajaan Islam di Ternate dan Tidore. Kemudian cerita bergulir ke sebuah suku di lembah baliem bernama walesi, dimana kepala suku nya dipanggil Pak Haji dan menganut islam. Haji Aipon Asso. walau muslim, Aipon Asso tetap memimpin upacara bakar batu di sukunya. “jangan paksa agama” kata dia saat diwawancara.
Islam di Wamena, bercerita tentang perjuangan seorang anggota jamaah tabligh yang berdakwah disana sejak tahun 70. Beberapa tahun setelah misionaris kristen turun ke tanah Papua.
Tentang jamaah tabligh, Yunus lah yang mengerjakan. Dia jadi reporter sekaligus cameraperson. Usahanya luar biasa, karena JT bukanlah organisasi yang mau diekspose. Mereka adalah komunitas tertutup, yang menganggap liputan yang kami lakukan akan lebih banyak mudharatnya dibanding manfaatnya. Namun akhirnya Yunus berhasil menembus mereka di Medan. “Lu gak kalau dari John Stenmeyer, fotografer biro foto VII, yang juga bisa membuat gambar mereka saat pertemuan tahunan mereka di India sana”.
Saya sendiri sempat mengambil gambar untuk episode Islam di Lombok, yang isinya terdiri dari Perkembangan Islam di Lombok, Komunitas Wet Tau Telu yang merupakan penganut islam sinkretis (Islam-Hindu) dan usaha seorang ustadz untuk berdakwah disana..Saya juga sempat mengerjakan mengenai Ahmadiyah. Episode Ahmadiyah telah jadi, sayang waktu itu terpaksa kami membatalkan penayangannya walau sudah siap tayang, karena alasan keamanan organisasi mereka. Saya liputan jauh sebelum markas Ahmadiyah di Parung itu diobrak abrik oleh sebagian orang islam juga. Satu episode lain yang tidak jadi tayang adalah cerita tentang Kampung Panjalu dan Kampung Naga di Tasikmalaya.
Ada satu episode yang dikerjakan hampir seluruhya oleh Zaenal, koresponden Surabaya. Episode Syiah. Liputan ini, mungkin merupakan titik awal penguatan keyakinan dia sebagai penganut syiah. Berlainan dengan kebanyakan penganut islam di Indonesia yang menganut islam sunni.
Ada 32 episode yang kami buat, dari yang bentuknya sejarah islam di jaman dulu yang bertajuk Islam di Aceh, Sumatera TImur, dll; hingga ke islam kontemporer seperti episode tentang NU, Muhammadiyah, LDII, Lasykar Jihad dan Ahmadiyah. Episode lengkap dan jadwal tayangnya dulu adalah sbb :
15/10/2004 Sejarah Masuknya Islam
16/10/2004 Islam di Aceh
17/10/2004 Islam di Sumatera Timur
18/10/2004 Islam di Palembang & Siak
19/10/2004 Maulana Malik Ibrahim_Sunan Ampel & Sunan Giri
20/10/2004 Sunan Bonang & Sunan Drajat
21/10/2004 Sunan Kalijaga
22/10/2004 Sunan Gunung Jati
23/10/2004 Sunan Kudus & Sunan Muria
24/10/2004 Islam di Bali
25/10/2004 Islam di Lombok
26/10/2004 Islam di Kalimantan Barat
27/10/2004 Islam di Kalimantan Selatan & Kalimantan Timur (Banjar+Kutai)
28/10/2004 Islam Cikoang Sulawesi Selatan
29/10/2004 Islam di Maluku
30/10/2004 Islam di Buton Sulawesi Tenggara
31/10/2004 Islam di Papua 1 (Walesi)
01/11/2004 Islam di Papua 2 (Wamena)
02/11/2004 Umat Islam Menentang Penjajah
03/11/2004 Pesantren Purba
04/11/2004 Besilam
05/11/2004 Panjalu Kp. Naga
06/11/2004 Syiah
07/11/2004 Jamaah Tabligh
08/11/2004 Islam Jamaah LDII
09/11/2004 Laskar Jihad/Salafy
10/11/2004 Muslim Tionghoa
11/11/2004 Muhammadiyyah
12/11/2004 NU
13/11/2004 Kesimpulan
Produser : Satrio Arismunandar
Associate Produser : Budi Afriyan
Camera Person : Budi afriyan, M. Yunus, M. Firdaus, Selo Ruwandanu
Reporter : Ami Lidya Melanrosa, Vera Yuniati, Mutia Suri Ginting, M. Fauzan Mukrim
Grafis :
Editor : Tim Pejaten



