Archive for October, 2007
477. brengsek
brengsek, belum dua hari masuk syawal, dan saya sudah sirik dengan yang kawan yang bisa mendapatkan what so called “orgasme intelektual“
KOSONG KOSONG
“kita kosong-kosong lagi ya” ungkapan yang seringkali saya terima beberapa tahun lalu saat hari raya idul fitri tiba. Ya, kosong-kosong kira-kira berarti, kita impas, kita tak ada urusan hutang piutang, kembali ke keadaan semula. Kosong-kosong, itupula yang saya harap dari kawan-kawan semua. Pasti beberapa tulisan saya tidak berkenan bagi kawan-kawan yang membaca. Atau tulisan saya menyakiti hati kawan-kawan. Mungkin sekali saya sengaja, mungkin secara tak sengaja saya khilaf dan berburuk sangka hingga keluar tulisan yang menyakiti hati kawan-kawan.
Karena saya ingin koosong-kosong, maka izinkan saya memohon maaf atas segala salah dan khilaf. Selamat berhari raya kawan-kawan.
473. marah
Saya marah pada keadaan. Kasihan keadaan saya persalahkan. Penyebabnya tak lain karena ketidak mampuan saya menangani situasi. Situasi kali ini memang berulang setiap tahun, saat orang yang biasanya menjaga rumah harus pulang kampung. Sementara saya, saya sedang di tengah-tengah setumpuk pekerjaan yang tidak habis-habis harus direvisi. Beginilah mungkin sebuah pekerjaan tanpa gaji bulanan yang teratur. Beginilah waktu saling berkejaran bagi orang-orang yang memutuskan sepenuhnya berada pada satu keadaan bebas tanpa terikat.
Inilah trade off, pertukaran. Tukar guling sederhananya. Saya menukarkan jumlah waktu saya berkumpul dengan keluarga, saya merindukan situasi sedang menikmati diri dengan termenung di pojok ruangan, berpikir tentang sesuatu hal yang saya anggap penting, saya menukarkan perbincangan seru dan menarik di kantor dan terbirit-birit mendatangi satu tempat ke tempat lain yang jaraknya 15-20 km menggunakan kymco trendsr yang menghabiskan 1 liter untuk jaraj 24 km…
Saya sempat mengeluarkan pernyataan pada sang pemberi kerja “bro, gua gak bahagia nerima kerjaan dari lo sekarang. Terlalu mepet waktu yang lo kasih, serta tak hanya satu dalam waktu yang hampir bersamaan“..Itupun masih saya tambahkan dengan ujaran “gua lebih baik ilang duit daripada hilang kawan“. Satu frase untuk defence. Berharap sang pemberi kerja mengerti tentang kondisi saya saat ini. Hehe…
Tak heran, cekungan hitam muncul di bawah mata saya malam ini.
469. nak…(2)
jagoan…bila sampai waktunya, ayah akan ajak kamu jalan jalan tanpa angin melanda dada kecilmu dan sinar terik matahari dari atas ubun-ubunmu..hingga akan berkurang sakitmu akibat masuknya angin jahat dan terik jahanam ke dalam badanmu.
puteri..bila sampai waktunya, ayah akan ajak kamu bertemu dengan banyak orang sehingga kamu tidak harus bingung lagi saat bertemu banyak orang..hingga akan lebar senyummu..
sabar ya nak..
ayah sedang mencarinya sekarang..



