::sudutruang

Archive for December, 2007

539.lastpost

on 2007. hope on 2008 i’ll get a better place to roam.

537.anoherformatneeded

ya…mungkin format lain yang saya butuhkan. sesak perputaran sumberdaya di industri yang saya jalani hampir 7 tahun memyisakan perputaran lalulintas yang dilalui orang yang itu-itu saja. mungkin menyimpang dari jalan raya itu, masuk ke jalan yang tak terlalu padat merupakan satu pilihan juga.

iklan!

***Your Birthdate: April 15***

You take life as it is, and you find happiness in a variety of things. You tend to be close to family and friends. But it’s hard to get into your inner circle. Making the little things wonderful is important to you, and you probably have an inviting home. You seek harmony with others, but occasionally you have a very stubborn streak.

Your strength: Your intense optimism

Your weakness: You shy away from exploring your talents

Your power color: Jade

Your power symbol: Flower

Your power month: June

What Does Your Birth Date Mean?
http://www.blogthings.com/whatdoesyourbirthdatemeanquiz/

*****

***Your Birthdate: June 2***

You’re so intuitive, it’s like you have a sixth, seventh, and eighth sense. You connect with others freely and easily – and you tend to have many best friends. Warm and caring, it’s hard for you to close your heart to anyone. Affection is like air for you – you need to give and receive it to survive.

Your strength: Your universal compassion

Your weakness: Your unpredictable mood swings

Your power color: Mauve

Your power symbol: Butterfly

Your power month: February

What Does Your Birth Date Mean? http://www.blogthings.com/whatdoesyourbirthdatemeanquiz/

*****

***Your Birthdate: May 2***

You’re so intuitive, it’s like you have a sixth, seventh, and eighth sense. You connect with others freely and easily – and you tend to have many best friends. Warm and caring, it’s hard for you to close your heart to anyone. Affection is like air for you – you need to give and receive it to survive.

Your strength: Your universal compassion

Your weakness: Your unpredictable mood swings

Your power color: Mauve

Your power symbol: Butterfly

Your power month: February

What Does Your Birth Date Mean?
http://www.blogthings.com/whatdoesyourbirthdatemeanquiz/

*****

strange…why the result for june 2 and may 2 is the same?

*****

***Your Birthdate: February 20***

You are a virtual roller coaster of emotions, and most people enjoy the ride. Your mood tends to set the tone of the room, and when you’re happy, this is a good thing. When you get in a dark mood, watch out – it’s very hard to get you out of it. It’s sometimes hard for you to cheer up, and your gloom can be contagious.

Your strength: Your warm heart

Your weakness: Trouble controlling your emotions

Your power color: Black

Your power symbol: Musical note

Your power month: February

What Does Your Birth Date Mean?
http://www.blogthings.com/whatdoesyourbirthdatemeanquiz/

533.mellooowwww

tiba-tiba saja lirik grup tersohor ini mengganggu saya. telah 3 tahun terakhir saya jarang terganggu dengan segala tetek bengek (according to myself) lirik lagu. cukup 5 lagu wajib, wonderful tonight’s eric clapton, letter to elise’s the cure, one’s metallica, most beautifulgirl in the world’s prince dan rintihan kuntilanak’s the panasdalam.

telinga saya terganggu. kata-kata sahabat menganggu saya. kalimat kita untuk selamanya kita percaya, mengganggu alam bawah sadar saya. juga kalimat ingatkanku semua wahai sahabat…kita untuk selamanya kita percaya…kita tebarkan arah dan tak pernah lelah…

***

bayangkanku melayang/ sluruh nafasku terbang// bayangkanku menghilang/ semua tanpamu teman//

bila nafas kulepas/ semua langkah yang lelah// semua waktu yang hilang/ tapi bayangmu tetap//

ingatkanku semua/ wahai sahabat// kita untuk slamanya/ kita percaya// kita tebarkan arah/ dan tak pernah lelah// ingatkanku semua/ wahai sahabat//

bila nafas kulepas/ semua langkah yang lelah// semua waktu yang hilang/ tapi bayangmu tetap//

ingatkanku semua/ wahai sahabat// kita untuk slamanya/ wahai sahabat// kita bagai cerita/ wahai sahabat// ingatkanku semua/ wahai sahabat//

+++sahabat by peterpan++

doa saya untuk seluruh kawan saya di sana. kawan yang sering berjumpa, jarang berjumpa. kawan di dekat saya ataupun nun jauh hampir di kutub selatan sana. kawan yang sering saya lupa ataupun yang selalu ada di depan mata saya.

kawan…semoga semua berkah, sayang, nikmat dari Sang Kuasa melimpahi kalian semua.

529. futureofpcgaming

Create Fake Magazine Covers with your own picture at MagMyPic.com
Subscribe to PC Gamer Magazine at a 84% discount!

527.surat cinta

ternyata ochan dari dulu memang jago nulis. juara 2 lomba surat cinta se-sulawesi selatan beberapa tahun lalu.dashyat. juara 3 nya ahmad. ampun dua-duanya dari tempat saya bekerja sekarang.harusnya  keduanya jadi  copywriter atau  script writer.hehehe.

523.2008 (countdown)

satu-satu kawan-kawan, guru, lawan latih pergi. tempat ini tidak lagi seperti dulu. 2008 kata astrologi cina menguntungkan unsur-unsur kayu. entah apa maksudnya. tak ada hubungan sepertinya. 2008 memang seharusnya adalah tahun baru dan pengalaman baru untuk saya. mudah-mudahan.

521.closingday

i enjoy the process. it’s a wonderful pitching session that i have” ucap saya pada michael sheridan, sesaat setelah keluar dari theatre 1 Djakarta XXI, yang memutarkan film penutup jiffest 2007, cerita para perempuan (chant of lotus), yang sekaligus merupakan premier pemutaran film tersebut. 7 ide film dokumenter dipaparkan oleh  9 orang peserta, masing-masing :

“Bandung Garbage Factory” by Stania Puspawardhani and me

“Cerita Kursi Roda” (The Wheelchair Story) by arief Luqman Hakim and Angga Wedhaswara

“The Final Exam” by Ali Usman

“Layar Tancep Dogel” (Life and Death of Dogel’s Cinema) by Endah WS

“Nur Idham Bin?” (Justice for All) by Masrur Jamaludin

“Rumah Gila” (Haven for Insanity) by Dria Soetomo

“Smarabumi” ( Religion of Earth) by Kisno Ardi

***

nur idham bin by masrur jamaludin and dogel’s cinema by endah ws!”, tan ping pin –salah seorang juri saat  pitching, selain michael sheridan dan tantyo bangun– mengumumkan pemenang documentary script development. Masing-masing memenangkan 2500 euro untuk penggunaan yang berbeda. Endah menerima untuk produksi, sementara Jamal menerima untuk finalisasi script-nya. Slamat yaa..

“Kali pertama sekalu menggoda” hhmmm, itu dia sepertinya. Karena itulah kali pertama saya melakukan pitching ide di forum yang sama sekali berbeda dengan yang biasa saya alami di tempat saya bekerja sehari-hari 7 tahun terakhir. Kali pertama ini meng-inspirasi saya mengenai banyak hal. Inspirasi yang ide dasarnya telah terkumpul cukup lama. Thanks untuk stania yang sudah menyertakan saya sebagai director dalam proposalnya. “Ini jadi batu pijakan awal gua stan, banyak ide yang ada di kepala, dan gua tau ide-ide itu adalah ide-ide yang layak untuk dijual”.
***

“anjis ni susan bachtiar dashyat banget!” begitu pikir saya saat menonton sketsa atau antologi ke-4 atau antologi terakhir dalam film cerita para perempuan. mungkin karena susan dapaetin jiwa filmnya, yang pastinya tidak mungkin lepas dari sutradara, Lasja F.Susatyo.

“saya senang sekali melihat mbak di film itu”, kata saya. saya ‘bela-belain’ menghampiri susan bachtiar di pintu keluar gedung XXI. Hahaha…saatu hal yang saya tahu sangat jarang saya lakukan, nyalamin artis. Tapi saya tahu dia bukan artis sekedar artis. Dia adalah guru TK. san dia bermain ’sangat cantik’ di film itu menurut saya.

517.harikedua

Karena hari pertama sudah terlambat datang, maka pada hari kedua saya berusaha keras untuk datang tepat waktu. Saya ingat ujaran seorang teman “orang belanda itu tepat waktu, lu bahkan ga bisa bikin janji ama dia kalau short notice atau mendadak”, dan Leonard adalah orang belanda.

Angga, Arief, Endah dan Dria. Empat orang kawan sesama peserta JifFest 2007 documentary script development. Angga, lengkapnya Angga Wedhaswara. Dalam perkenalan yang saya dengar hari pertama, dia adalah alumni fakultas pertanian Unpad. Baru lulus. Belum bekerja. “agronomi kang” jawabnya saat saya tanya jurusan apa yang dia ambil di fakultas pertanian. Sekilas, tak terlihat kalau dia adalah seorang yang nyeni. Tapi idenya untuk melakukan performance menggunakan kursi roda menunjukkan cara pikir seorang seniman. Mengingatkan saya pada beberapa orang teman di Studi Teater Mahasiswa (STEMA) ITB dulu. Boim misalnya, anak jurusan Geofisika Meteorologi angkatan 94 yang sempat jadi ketua STEMA dan sekarang bergiat di dunia IT.

“Ikut gabung di GSSTF ngga?” tanya saya untuk memastikan dugaan. Ternyata dia menjawab tidak. “Dulu sebelum masuk Unpad pernah kesana, tapi gak ikutan”. tapi dia mengenal Imam, violist, headliner nya Rindu Order, orkes keroncong yang selalu rindu order, tapi saya meng order mereka untuk ulang tahun jurusan di Grand Hyatt Bandung dulu.

Angga mengajukan proposal dokumenter berjudul wheelchair story. Cerita mengenai kursi roda. Angga lah yang mempunyai ide melakukan performance kursi roda, untuk membuktikan bahwa fasilitas kota untuk pemakai kursi roda, sama sekali tidak bersahabat. Tidak hanya fasilitasnya saya kira, tetapi penduduknya pun tidak bersahabat terhadap para pemakai kursi roda.  “Setelah kira-kira 12 angkutan umum yang saya stop, akhirnya angkot ke-13 mau menaikkan saya kedalam mobilnya”.

See…..????

Angga adalah pemilik ide performace, namun ide itu tidak akan lengkap tanpa ada  Arief. Arief Luqman Hakim lengkapnya. Dialah yang mendokumentasikan performance Angga menggunakan kursi roda. Arief lulusan fakultas yang sama. Hanya saja dia lebih tua dari Angga. Seniornya tepatnya.

Ide Angga dan Arief berasal dari dokumenter berjudul Super Size Me, yang bercerita mengenai obesitas di Amerika, karya Morgan Spurlock. Spurlock hendak membuktikan kemudian, bahwa obesitas disebabkan oleh adanya junkfood terutama yang berasal dari produk Mc Donald.

Saya suka ide mereka. Sederhana dan realistis. Premis mereka jelas. Logline nya juga. Sinopsisnya apalagi. Tokoh? Mereka menggunakan diri mereka sendiri untuk menjadi tokoh utama dalam cerita mereka. Kelemahan satu-satunya saya kira hanya pada produksi nanti, yaitu slapstik atau adanya directing berlebihan dalam eksekusinya. Dramatisir dalam porsi yang berlebihan akan mengakibatkan cerita ini kehilangan roh dan pesannya.

***

“Endah we-es” jawabnya saat saya tanya nama lengkapnya. WS adalah singkatan dari nama belakangnya, saya lupa kepanjangannya. Reporter RCTI, alumni kampus yang sama dengan saya. Tapi dia senior saya. Fakultas kita sama, tetapi jurusannya berbeda. Dia alumni Arsitek angkatan 1992. Sempat aktif di Wanadri sebelum kelulusanya di tahun 1997.

Cerita yang diajukan Endah adalah tentang seorang pemilik layar tancep bernama dogel. Endah membayangkan ceritanya adalah cerita yang satir, komedi yang satir tepatnya. Karena hiburan layar tancep kini sedang dalam proses penggusuran, digantikan oleh organ tunggal. “Kenapa tidak dijadikan cerita tentang fungsi layar tancep sebagai aktivias komunal yang hampir punah”, Jamal menyarankan.

Cerita tentang ini memang rawan dianggap ide cerita yang biasa. Namun kekuatan tokoh dogel rasanya akan menjadi kekuatan utama. Sementara bisnis hiburan rakyat adalah plot ceritanya.

Satu lagi.

Dria. Lengkapnya Dria Soetomo. Aslinya Dwiwati Riandhini Soetomo. Alumni ITS Jurusan Desain Produk. Dia produser expedition di Metro TV sekarang. sebelumnya sempat bekerja jadi reporter di Investor dan Gatra. Juga sempat di O Channel, televisi lokal Jakarta. Jangan bayangkan dia macho. Karena Dria adalah cewek berbedan kecil berambut merah yang dipotong pendek. Tak merokok dan selalu memakai jaket di ruang ber-AC.

Dria mengajukan proposal dokumenter tentang Rumah Gila di Bekasi Barat yang dikelola seorang engkong betawi lanjut usia. Tua sekali malah. 90 tahun. Idenya adalah membandingkan antara perawatan orang sakit jiwa di rumah sakit jiwa dengan di rumah gila tersebut. Belum ada konflik di idenya. Tokohnya pun belum sekuat topiknya. Itulah yang saya pikir saat saya mendengar paparannya.

Ide besar tentang orang berpenyakit jiwa merupakan ide yang sarat dengan konflik. Pengobatannya saja meninggalkan banyak konflik. Pasti akan menjadi cerita yang sangat kuat bila Dria bisa menemukan tokoh dan angle cerita yang berbeda dengan yang dia ajukan.

511.haripertama

Terlambat 15 menit. layaknya orang eropa lainnya, walau fasih berbahasa indonesia, dan berdarah sebagian jawa dari ibunya, Leonard Retel Helmrich telah memulai sesinya pada hari pertama workshop documentary script development jiffest 2007. Di bangku melingkar, yang kursinya dibalut menggunakan kain putih berbahan stretch itu telah duduk 8 orang, melingkar membentuk hurup U. Leonard berada di tengah-tengah bagian mulut huruf U yang terbuka. Sendiri tentu saja. 6 orang lelaki dan 2 orang perempuan. 3 laki-laki di garis tegak sebelah kanan yang membentuk huruf U, yaitu nosa, ardi dan angga. Kemudian Arief, Ali dan Jamal merupakan 3 laki-laki yang duduk di bagian mendatar dari huruf U. Sementara 2 perempuan, endah dan dria, duduk bersampingan garis tegak sebelah kiri yang membentuk huruf U. Awalnya saya duduk di luar meja kursi berbentuk huruf U. Tapi kemudian dipersilakan duduk di sebelah kiri. Di tempat yang baru terisi 2 orang. Tapi kemudian pindah ke sisi kanan.

“Leonard, ini temannya stania, teman satu tim stania” ujar Ali lantang, saat saya memperkenalkan diri. Itulah yang membuat saya harus ikut duduk di kursi berlapis kain putih strecth yang masih kosong, disamping Dria. Ali,a tau lengkapnya Ali usman, adalah residivis workshop jiffest documentary script development. Tahun lalu, Ali juga ikut serta sebagai salah satu peserta, sama seperti Stania, hanya saja saat itu cerita yang dia tawarkan adalah tentang musafir. Musafir? “Ya, kisah tentang pengembara” jawabnya saat saya tanya. Pengembara itu kemudian sepertinya dimetaforakan sebagai pencari Tuhan. Sufism. Tahunini, ksiah yang ditawarkannya berbeda. Dia ajukan tema tentang ujian akhir nasional yang akhir-akhir ini menjadi kontroversi. Proposal Ali kemudian didiskusikan pada sesi ke 4, sesi terakhir hari itu. Ali belum mendapatkan tokoh utama dalam ceritanya. Dia hanya mengatakan “adalah itu! sebut saja namanya Koni, dia laki-laki”

Entah bagaimana, kemudian dari kiri saya berpindah ke kanan. Yang jelas, kemudian nosa, lengkapnya Nosa Normanda, menawari saya untuk berpindah tempat duduk di samping kanannya. Nosa pindah ke sebelah kiri, di kursi yang juga masih kosong. Nosa Normanda adalah seorang mahasiswa sastra inggris yang bertugas sebagai penerjemah yang disediakan oleh panitia jiffest script development. Nosa sempat mengomentari beberapa proposal yang harus dia edit lagi karena melakukan penerjemahan menggunakan software transtool, tapi bukan di kelas dokumenter, melainkan di kelas feature. “Kayak ngebuat script ulang jadinya” ucapnya.

Awalnya saya duduk diapit oleh nosa dan ardi, namun kemudian Ardi berpindah tempat duduk pada sesi ke 3, menghadapi ibook putihnya yang dijadikan player untuk memutar video yang hendak diperlihatkan Angga dan Arief. Kisno Ardi, adalah seorang pembuat film dokumenter asal Yogya. Tahun 2005 dia adalah pemenang workshop iffest short documentary script development. Hanya saja dia terdaftar dengan nama Kisno Adi saat itu. Pemenang lainnya untuk kategori yang sama tahun itu adalah Ucu Agustin dan Veronika Kusuma. Tahun ini Ardi proposal dokumenter berjudul Smarabumi. Agama Bumi sepertinya terjemahannya. Tahun ini dia mengajukan proposalnya untuk long script development sebenarnya.

Selain Stania, Ali, dan Ardi, masih ada satu nama lagi yang merupakan anggota residivis, yaitu Masrur Jamaludin, atau dipanggil Jamal. Tahun 2004, Jamal memenangkan beasiswa film dokumenter pemilu indonesia 2004 yang diselenggarakan oleh internews indonesia bekerjasama dengan in-docs, yang didanai oleh UUnited States Agency for International Development (USAID) dan The Communication Assistance Foundation -Stichting Communicatie Ontwikkelingssamenwerking (CAF/SCO). Dokumenter itu berjudul Sing Penting Nyoblos. Film ini bercerita tentang cara pandang 3 orang perempuan pekerja, mbok-mbok yang bekerja di pasar Beringharjo Jogjakarta, terhadap pemilu 2004. Tahun ini, di jiffest 2007 short documentary script develoment, dia mengajukan proposal dokumenter yang berjudul justice for all. Rencananya film ini akan bercerita tentang kekerasan dalam rumah tangga, yang dialami oleh seorang perempuan yang agak terbelakang. Perempuan ini diperkosa oleh majikannya hingga hamil dan akhirnya dia melahirkan anaknya.

Hebat kan. Saya beruntung bisa ikut begabung dalam workshop yang berisikan orang-orang hebat yang telah pernah membuat film dokumenternya sendiri.

Masih ada 4 orang lagi yang belum saya ceritakan, yaitu Angga, Arief, Endah dan Dria. Ke-4 nya adalah peserta baru untuk workshop ini. Tapi ke-4 yang tidak kalah hebatnya dibandingkan 4 orang yang tadi saya ceritakan.

–bersambung–

Older entries »